Indonesia′s Leading Integrated EPC & Investment Company

Email This  Print This

Laporan Dewan Komisiaris


Pemegang Saham dan Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,

Atas berkat nikmat Tuhan Yang Maha Esa kami panjatkan puji dan syukur kepada-Nya karena kami dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan kepada kami selaku Dewan Komisaris PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, untuk selanjutnya disebut WIKA.

Atas nama Dewan Komisaris, perkenankan kami menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas pengawasan kepada Direksi WIKA dalam menjalankan kegiatan usaha sepanjang tahun 2016.

Kondisi perekonomian global tahun 2016 menunjukkan adanya perbaikan walaupun belum sepenuhnya pulih, yang ditandai antara lain dengan fluktuatifnya harga minyak dunia, serta beberapa harga komoditas lain yang secara tidak langsung mempengaruhi perekonomian.

Adapun pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2016 juga menunjukkan perbaikan dan peningkatan. Komitmen Pemerintah Republik Indonesia untuk meneruskan komitmen pembangunan infrastruktur menjadi tantangan sekaligus peluang bagi WIKA untuk meraihnya.

Penilaian Atas Kinerja Direksi Dalam Pengelolaan WIKA

Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada Direksi WIKA, yang telah berusaha memberikan kinerja yang baik di tahun 2016. Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi dan seluruh manajemen telah mengelola WIKA dengan meningkatkan pertumbuhan aset, memitigasi risiko dalam menghadapi lingkungan bisnis yang dinamis, serta menggali potensi dan mengoptimalkan berbagai peluang bisnis.

Dari sisi keuangan, Dewan Komisaris melihat bahwa pencapaian Laba yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar Rp1.011,83 Milliar, meningkat sebesar 61,88% dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp625,04 miliar atau mencapai 134,88% dari target RKAP 2016 sebesar Rp750,42 miliar. Selain itu, dari sisi aspek kinerja posisi keuangan, aset WIKA juga mengalami peningkatan, yakni mencapai Rp31,30 triliun, meningkat sebesar Rp11,70 triliun atau 59,69% dibandingkan 2015 sebesar Rp19,60 triliun. Sementara dari sisi Ekuitas tercatat sebesar Rp12,50 triliun, meningkat sebesar Rp7,07 triliun atau 129,84% dibandingkan ekuitas tahun 2015 sebesar Rp5,44 triliun. Realisasi ekuitas tersebut mencapai 192,29% dari target RKAP 2016 sebesar Rp6,50 triliun.

Dewan Komisaris juga melihat, bahwa Direksi telah mampu meningkatkan kompetensi SDM untuk menghasilkan kualitas SDM yang profesional, andal, dan memiliki integritas tinggi. Hal tersebut dilakukan melalui program pelatihan yang terencana, internalisasi dan sosialisasi budaya WIKA, termasuk pengelolaan SDM berbasis kompetensi, untuk mencetak SDM yang siap menghadapi tantangan.

Dewan Komisaris berpendapat bahwa Direksi perlu terus melakukan strategi dan program yang dapat mendorong optimalisasi aset perusahaan sehingga dapat mendongkrak pendapatan dan kinerja perusahaan di masa depan.

Pandangan atas Prospek Usaha

Dewan Komisaris melihat dan mengamati, bahwa prospek usaha dan strategi bisnis yang telah disusun oleh Direksi dapat menjawab tantangan dan meraih peluang untuk bertumbuh. Peluang pekerjaan-pekerjaan infrastruktur serta pendayagunaan dari sektor usaha lainnya masih dapat dimaksimalkan. Untuk itu, Direksi harus mengatur strategi untuk memastikan pencapaian ini dapat dilaksanakan di tahun 2017 dan tahun-tahun mendatang.

Namun demikian, Dewan Komisaris berpendapat bahwa strategi bisnis yang ditetapkan Direksi tetap harus mempertimbangkan segala risiko, memperkuat kondisi keuangan, melanjutkan upaya optimalisasi asset, menyempurnakan proses bisnis, peningkatan efisiensi di segala lini, dan komitmen menjaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Pelaksanaan GCG Dewan Komisaris dan Penilaian Kinerja Komite Di Bawah Dewan Komisaris

Implementasi GCG merupakan aspek yang sangat penting bagi WIKA guna mencapai tujuan usaha yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi optimal bagi para pemangku kepentingan. Untuk itu, WIKA berkomitmen kuat menerapkan prinsip- prinsip GCG dalam keseharian pengelolaan perusahaan. Segala keputusan strategis yang dilakukan oleh Dewan Komisaris selalu mempertimbangkan prinsip-prinsip GCG: Transparency, Accountability, Responsibility, Independency dan Fairness demi kepentingan pemegang saham dan para pemangku kepentingan lainnya.

WIKA telah memiliki roadmap pelaksanaan GCG, dan seluruh organ Perseroan, termasuk Dewan Komisaris memiliki komitmen untuk mendukung setiap tahapan pelaksanaan roadmap GCG tersebut.

Sebagai organ Perseroan yang berfungsi melaksanakan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat, Dewan Komisaris memiliki keberagaman komposisi yang memadai. Dari sisi jumlah, komposisi Dewan Komisaris saat ini terdiri dari 6 (enam) orang, dimana 2 (dua) diantaranya adalah Komisaris Independen.

Dalam menjalankan tugas pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi, Dewan Komisaris didukung oleh organ-organ Perusahaan yang bertanggung jawab kepadanya, yakni Komite Audit, Komite Nominasi, Remunerasi & Good Corporate Governance (GCG), serta Sekretaris Dewan Komisaris. Dewan Komisaris menilai bahwa keseluruhan organ pendukung Dewan Komisaris telah menjalankan tugasnya dengan baik. Dengan dukungan dari kedua Komite tersebut, Dewan Komisaris senantiasa mendorong agar standar best practices GCG dapat diterapkan pada seluruh aspek operasional WIKA.

Perubahan Komposisi Dewan Komisaris

Selama tahun 2016 terjadi perubahan komposisi Dewan Komisaris WIKA, sehingga komposisi Dewan Komisaris WIKA per 31 Desember 2016 sebagai berikut:

No.JabatanNamaDasar Pengangkatan
1Komisaris UtamaMudjiadiKeputusan RUPST 22 April 2015
2KomisarisEddy KristantoKeputusan RUPS Tahunan Tanggal 28 April 2016
3KomisarisLiliek MayasariKeputusan RUPSLB tanggal 30 Juli 2015
4KomisarisFreddy R. SaragihKeputusan RUPSLB tanggal 30 Juli 2015
5Komisaris IndependenImas Aan UbudiahKeputusan RUPST 22 April 2015
6Komisaris IndependenNurrachmanKeputusan RUPST 22 April 2015
Bagi Anggota Dewan Komisaris yang baru, telah dilaksanakan Program Orientasi untuk memberikan pemahaman secara utuh mengenai WIKA.

Apresiasi dan Penutup

Atas nama Dewan Komisaris, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemegang Saham, Direksi, Regulator, pelanggan, Karyawan, para Mitra Bisnis, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada WIKA, sehingga mampu meningkatkan berbagai sumber daya bagi pertumbuhan berkelanjutan.

Jakarta, 22 February 2017

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Atas Nama Dewan Komisaris,

Mudjiadi
Komisaris Utama

Perubahan Komposisi Dewan Komisaris

Komposisi Dewan Komisaris pada tahun 2017, mengalami perubahan berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 17 Maret. Adapun komposisi Dewan Komisaris tahun 2017 adalah sebagai berikut:

No.DesignationNameBasic Appointment
1Komisaris UtamaImam SantosoKeputusan RUPST 17 Maret 2017
2KomisarisEddy KristantoKeputusan RUPS Tahunan Tanggal 28 April 2016
3KomisarisLiliek MayasariKeputusan RUPSLB tanggal 30 Juli 2015
4KomisarisFreddy R. SaragihKeputusan RUPSLB tanggal 30 Juli 2015
5Komisaris IndependenImas Aan UbudiahKeputusan RUPST 22 April 2015
6Komisaris IndependenNurrachmanKeputusan RUPST 22 April 2015
Bagi Anggota Dewan Komisaris yang baru, telah dilaksanakan Program Orientasi untuk memberikan pemahaman secara utuh mengenai WIKA.

INVESTASI

PT WIKA Industri Energi
PT Marga Nujyasumo Agung
PT Marga Kunciran Cengkareng
PT Jasamarga Bali Tol
PT WIKA Jabar Power
PT Prima Terminal Petikemas
PT Citra Marga Lintas Jabar
PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia
PT Air Minum Indonesia
PT. Trans Pacific Petrochemical Indonesia TPPI